Inilah saya, lalu sipakah anda?

Hasan Al-Banna tidak pernah ragu untuk mengenalkan dirinya: “Saya adalah seorang pelancong yang sedang mencari kebenaran, manusia yang mencari petunjuk ditengah kerumunan manusia, rakyat yang mengidamkan kemuliaan negaranya, kebebasan, ketenangan dan kehidupan yang sejahtera dibawah naungan Islam yang suci, saya seorang hamba yang mengenal tujuan hidup, lalu beliau membaca firman Allah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah karena Allah Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya dan dengan demikian Aku diperintahkan dan Aku termasuk orang yang pertama muslim”. (Al-An’am : 162-163).

Inilah saya, lalu sipakah anda?

lebih lengkapnya..lihat saja di Risalah Pergerakan jilid ! ^^

RAPUH-opick

detik waktu terus berjalan
berhias gelap dan terang
suka dan duka tangis dan tawa
tergores bagai lukisan

seribu mimpi berjuta sepi
hadir bagai teman sejati
di antara lelahnya jiwa
dalam resah dan air mata
kupersembahkan kepadaMu
yang terindah dalam hidup

meski ku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepadaMu
namun cinta dalam jiwa
hanyalah padaMu

maafkanlah bila hati
tak sempurna mencintaiMu
dalam dadaku harap hanya
diriMu yang bertahta

detik waktu terus berlalu
semua berakhir padaMu

lagu ini ngejleb hiks >.<

PERJALANAN INI…..

Perjalanan ini, betapa sangat melelahkan…

Sayang engkau tak duduk, disampingku kawan..

Banyak cerita yang mestinya kau saksikan…

images

inspirasi dari bagian kecil di rapat ph ksai kemarin, entah rasanya unek2 ini mau terbang bebas saja… meluncur ke atas bukit. Hingga BERHARAP ketika meledaknya bisa dilihat oleh ribuan manusia yang menilainya sebagai hujan meteor yang sangat indah..Amin….

***

tahun pertama:

jujur sudah lupa. Tatkala itu, tugasku ialah jadi pansus dan pendamping. Mendampingi adik kelas satu yang masih imut2. aku pun masih imut sebenarnya..hampir belum ada beban, selain duuhhh..grogi ni.. ngomong apa ya… wah mbosenin gak ya…

deg deg an tiap kali mau manggung….

waktu berselang…bukannya berhenti malah dapet amanah jadi mentor. Awal2 Be2 sii…tapi kok akhirnya sendiri juga.,, wah ya dilakoni wae lah..

tidak bisa cerita panjang lebar…memori tentang ini hanya sedikit yang betah tinggal :)

tahun kedua:

jadi mentor lagi g ya…serius…lupa, tapi yang jelas dulu itu belum seketat sekarang. Kelas tiga kudu belajar. G boleh sibuk!! Wah digituin malah tambah kelayapan kali ya… hehe

waktu ini aku kelas 3..eh inget ding… ternyata g boleh jadi mentor..pengangguran g jals dongg,,,,.sama murobbiku disuruh cari binaan sendiri…whuaaa….

tapi pancen og,,, g punya binaan itu hampa. Piye ngono rasane.. statis kali ya hidup ini..ciee ileee…hmmm

akhirnya dapet juga job di sma5. senang. Dapet adek yang beragam. Buka opini..ooo gini to mentoring diluar sma1… mm ternyata beda ya…

begitulah..setiap jum’at dampingi adek2. ada yang suka bolos, ada yang macem2 lah.. tapi kan lumayan banget buat nambah2 orang yang doain biar lulus UNAS UM…. hiii

tahun ketiga:

balik ke sma1 nih..sudah “dicepakke” gawean…memegang adek yang beragam tenan… jadi belajar karakter orang. Biar dibilang materi juga masih mengalir (belum sistematis),,,Cuma aku bahagia. Meski kadang aku harus mengaku di depan mereka kalau aku kadang2 bingung mau ngasih materi apa…dooohhh dodol ya… wah gawat iii…. tapi bukane sensi…mereka malah “ketawa” (indikasi nek melu2 bingung)

banyak kelemahan si…toleransi ijin masih lumayan longgar…alhasil masih banyak yang belum intima’ (terikat)..tapi ya piye meneh. Namanya belajar….

tahun ke-4….

mengingat tahun “ini” ku hanya bisa terdiam…tersenyum…getir…

sedikit tak mengerti kenapa Allah mempertemukanku dengan wajah-wajah ini. Semakin getir…

bukan..bukan mereka yang belajar dari ku…tapi sebaliknya…

mmm…pernah banyangin punya adek yang udah jadi ustadzah bahasa arab?? Padahal di sisi lain punya juga seorang teman yang begitu getolnya “ngompori” aku supaya menghilangkan buta bahasa arab…biar g kayak onta katanya… (yang ngerasa,,,)

bukan Cuma bahasa Arab, ada juga yang pengetahuan hadistnya lebih bagus…mmmm

whats wrong?? Kenapa emang..bukan masalah sebenarnya.

karena pada dasarnya… Murobbi bukanlah profesi serba tahu dan harus lebih bisa. Bukan..

murobbi adalah pengisi kekosongan, pengingat kelalaian, penyambung kesenjangan,,, dan jangan lupa…pembelajar kehidupan.

Ya…jangan kira jadi Murobbi itu menggurui…salah.. jadi murobbi itu belajar… belajar jadi berguna dan belajar mengajak orang lain supaya jadi berguna juga. Hingga semakin banyak orang berguna….karena makin tua bumi ini…makin banyak yang menyia-nyiakan hidupnya..

Fuuhhh

Adegan lain..semakin dalam aku menyelam

Semakin getir…

Semakin getir karena disini….dalam banyak hal ku hanya bisa terdiam…sesekali senyum dalam diam.

Semakin terbuka topeng mereka dan ku hanya bisa getir kembali…

Menunduk terhina….hinanya aku

Ya,,semakin terdiam.. tatkala hanya bisa membaca sms2 mereka yang ga cetho.. dan balasan smsku pun semakin g cetho…(nguing…)

Semakin menunduk..tatkala ke-GJ an itu hanya berupa ungkapan bahwa mereka tak tahu apa yang harus mereka lakukan. Jangankan lakukan,, bagaimana caranya cerita, bahkan ada yang caranya menangis pun ia sudah lupa….

Semakin hening…

Hanya bisa menemani tawa mereka,,,yang sebenarnya ku sadar..tawa itu menyimpan luka…

Bagaimana caranya memberikan solusi?? Kalau nafas sudah berat hanya ketika berusaha mengajari mereka berbagi luka…???

Aku lelah…

Lelah ketika satu persatu topeng itu sudah semakin banyak yang terbuka..

Dan aku sadar,,,bahwa sebentar lagi…aku akan semakin lelah….

images2

Perjalanan ini memang sangat melelahkan….

Tapi aku akan memberitahumu kawan….sungguh sayang bila kau tak ikut serta…

Karena perjalanan ini,,,

membawa kita untuk semakin mencintaiNYA dan mencintai hamba-hambaNya

*HAL PENTING:binaan tidak mesti forum2 formal…dimanapun kita berada.. ada jutaan lowongan disana…siphh…

Lihatlah keatas

Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa.(yunus 6)

awan

bintang

DIAM…

Kalian taklukkan dunia…
Untuk diam
Kalian taburkan luka…
Dalam diam
Kau rampas Palestina
Ketika yang lain diam

Zionis…..
Satu kata penyihir bagi hati-hati yang telah mati
Zionis….
Meliuk bagai kobra meminta mangsa
Berburu dalam kegelapan
Mencengkram dasar ketakutan
Para boneka kau taklukkan
Dan akhirnya raksasa pun berhasil diam

Tapi tenanglah wahai LAWAN
Kalian dan ketenangan takkan pernah berkawan
Takkan terbiarkan berdiam dalam kekuasaan
Menyungging senyum atas berjuta kepiluan
Takkan sejengkal kedamaianpun wahai kaum yang merasa diri pahlawan
Takkan pernah

Karena cinta kami pada Illahi
Semangat kami melewati jalan berduri
Cita kami akan kemenangan hakiki
Takkan pernah tinggal diam

Hingga suatu hari nanti …
Batu pun akan enggan untuk diam

Tunggulah….
Sesungguhnya kita sama-sama dalam penantian
Yang nampaknya DIAM

BERUANG 2

tapi akan lebih lucu…..

“tuh kan!!!dibilang apa?? berjuang lewat partai mana mungkin berhasil….sudah banyak bukti kok maih ngeyel, nekat,,,,,

alah ini…saudaranya jatuh malah diketawain…malah disukurin… kalo ibaratnya anak kecil ni..dia bilang kayak gini:

“kamu sii,,,keras kepala bgt…coba pake carakku…apa kubilang??

wah-wah sombongnya…(oits saya tidakmenyebut golongan manapun lo…lagian yang buat kutipan2itu juga guwe…:P).

bukannya mau ashobiyah……….kalau pun ini blum saat nya menang..atau kalaupun memang cara ini tidak akan berhasil untuk menang,,,tapi bukankah kita telah melakukan hal besar

hal besar yang membuat “mereka” harus berpikir besar. halbesar yang meneror ktenangan mereka. hal besar yang akan mengatakan,,,sang beruang SUDAH BANGUN DARI TIDUR

sang beruang yang akan siap melawan GODZILA sebesar apapun….

takkan sudi kami biarkan mereka tertawa,,,,khaibar khaibar ya yahuud. PASUKAN MUHAMMAD PASTI MENANG!!!

beruang1

di palestine..hamas bisa mnang. tapi yang jlas,kemenangan itu justru awal dari perjuangan yang panjang. di boikot,di kucilkan,tidak diakui…..padahal menang mutlak

belum lagi kemenangan partai2 islam di seluruh dunia. yang bisa dikatakan tak berlangsung lama. pasti “dunia internasional” tak akan tinggal diam… entah dengan cara jumpalitan..mereka akan berupaya agar “beruang yang tidur” ini tidak pernah mengaum…bahkan kalau harus mengorbankan harga diri sekalipun…

fuiih…memang mereka masih punya harga diri??

disini…

di negeri islam terbesar dunia…wajah islamkembalimenggeliat.. tidurnya baru sedikit terusik oleh nyamuk kemiskinan, kutu kebodohan, dan gajah kesengsaraan(lo..kok gajah??)ia mau bangun…tapi tak semudah itu…. udara di luar tiba2 hujan…suhu mendadak turun. godaan apa yang lebih besar dari pada kasur super empuk dan selimut tebelll?? sambil dibisikin setan kelalaian “udah..bangunnya dalam mimpi aja…..))

lucu ya??

Moga Bunda disayang Allah

sMoga Bunda disayang Allah
Ibu, rasa nyaman selalu membuat orang-orang sulit berubah. Celakanya, kami sering tidak tahu kalau kami sudah terjebak oleh perasaan nyaman itu…. padahal di luar sana, di tengah hujan deras, petir, guntur, janji kehidupan yang lebih baik boleh jadi sedang menanti. Kami justru tetap bertahan di pondok reot dengan rumbia yang tampias dimana-mana, merasa nyaman, selalu mencari alasan untuk berkata tidak atas perubahan, selalu berkata ‘tidak’…
ibu, rasa takut juga selalu membuat orang-orang sulit berubah. Celakanya, kami sering kali tidak tahu kalau hampir semua yang kami takuti hanyalah sesuatu yang bahkan tak pernah terjadi…..
kami hanya gentar oleh sesuatu yang boleh jadi ada, boleh jadi tidak. Hanya mereka-reka, lantas menguntai ketakutan itu, menjadikannya tameng untuk tidak mau berubah

UPSSS..bidadari??

images

Ssstttt jangan bilang2 ya…mau membeberin sedikit rahasia akhwat nih..hehe(tapi jangan bilang-bilang ya)

Jadi gini ceritanya…

Ini cerita tentang bidadari(ietsss buat yang senyum2 tolong di-pause dulu) kita simak baik2 dulu yaww..

Bidadari….mmmm..siapa sih laki2 yang g suka?? Bahkan salah seorang teman kuliah(jelas cowok lah)sampe “Tanya”. Disurga tu beneran ada yang cantik ya?lebih cantik dari Asmirandah??(sambil ngakak dalam hati aku jawab) iyyaaaaa….

Sampe2 kalo digambarin dalam Al-Qur’an dan hadist….ya gitu deh…

Balasan yang setimpal bagi para penghuni surga. Laki-laki khususnya… karena ketaatan mereka pada Allah…sampai2 orang sekaliber Umar khusus mendapatkan bidadari edisi special.. (khusus ia pesan pada Allah dlm doanya)

STOP…kita g bakal ngebahas soal itu…

Saya lebih tertarik sama pernyataan kaum hawa yang yang sebenarnya menggelikan(menurutku)..tapi wajar sakjane.. gini: “kalo laki-laki dapet bidadari kita dapet bidadara dong, tapi emang bidadara ada ya???”

Hehehe…kalo saya boleh sok sok jadi psikolog nihh…maybe hal itu disebabkan oleh beberapa hal;

  1. merasa tersaingi oleh kelebihan bidadari.
  2. perasaan cemburu bayangin kalo suaminya besok dapet banyak bidadari….
  3. dan yang ini agak mengkhawatirkan: bibit 2 feminisme tentang kesamaan gender….

Point satu dan dua..oke;lah…fine. Normal menurutku. Dan g usah khwatir…sudah banyak buku yang ngasih pembelajaran banyak ke kita…seperti bukunya pak Salim (ABCP) dsb… bias diresapi baik baik..oke

Tapi point ketiga ini berbahaya…. bayangkan

Kalo laki2 yang dapet bidadari, perempuan dapet bidadara dong…trus apa bedanya dg kalo laki2 polygami perempuan poly andri dong…

Kalo tidak segera ditangani.. Ini bisa memberi ruang bagi setan untuk mendoktrin bahwa Allah itu kagak adil…naudzubillah….

Hai ukhti…percayalah…Allah itu pencipta kita.  Dia lebih tau apa yang kita butuhkan. Baik di dunia ataupun di surga nanti. Dia paling tau balasan terbaik bagi kita. Baik laki laki maupun perempuan…. Yang jelas…kalo loe udah  masuk surga,,kagak bakal deh mau keluar lagii.. PERCAYA DEH

Dari mana gue tau? Emang pernah kesana….

Ups untuk menjwb kayak gini….kita hanya butuh satu kata….IMAN

Dan satu hal lagi yang penting….

TIDAK ADA NIKMAT YANG JAUH LEBIH BESAR BAGI PENGHUNI SURGA,,, MELEBIHI SAAT  MEREKA MENATAP RABB-NYA…..

sampai kapan??

wahai ikhwah,,,,
mau sampai kapan kita disibukkan oleh diri sendiri…

sudah berapa lama kita ngaji??kontribusi apa yang telah kita beri???

tidak malukah kita pada para pendahulu…

kapan mau menang?? kalo lebih banyak yang membinasakan dari pada membina??

« Previous entries Next Page » Next Page »